Sekilas IASD

Indonesia terletak di daerah ekuator dengan luas daratan mencapai 2 juta kilometer persegi dan daerah perairan seluas 6 juta kilometer persegi yang memanjang sejauh lebih kurang 6.000 kilometer dari Benua Asia hingga relung Pasifik (panjang pantainya mencapai 81.000 km) dan merupakan negara kepulauan terbesar (lebih dari 17.500 pulau) serta dengan penduduk yang terpadat dan memiliki keanekaragaman hayati yang tertinggi di dunia. Dengan keanekaragaman hayati yang tinggi itu, Indonesia dikenal sebagai daerah “mega biodiversity” yang mana banyak spesies di dalamnya endemik. Penduduk Indonesia saat ini telah mencapai lebih dari 200 juta, di mana 60 persen di antaranya hidup di wilayah pesisir serta memanfaatkan sumberdaya di sekitarnya sebagai sumber penghidupannya, maka sudah sepantasnya jika kebijakan pembangunan ekonomi seoptimal mungkin dibangun dan diarahkan pada pembangunan ekonomi yang berorientasi pada sumberdaya alam dan lahan tersebut.

Empat prasyarat keberhasilan pembangunan Indonesia sangat perlu untuk dilaksanakan secara integral dan simultan.  Pertama, pembangunan Indonesia memerlukan kebijakan makro yang efektif dan efisien dalam proses pembangunan berkelanjutan terutama untuk menempatkan sektor yang terkait dengan sumberdaya alam dan lingkungan sebagai prime mover pembangunan ekonomi Indonesia. Oleh karena itu, disain kebijakan ekonomi makro Indonesia seoptimal mungkin harus berpihak pada sektor-sektor dimaksud, seperti kelautan, pertanian dan perkebunan, kehutanan, sumberdaya mineral dan energi dan sebagainya dalam rangka memberikan keleluasaan ruang pertumbuhan dan pengembangan sektor secara efektif dan efisien terutama dalam menghadapi era perdagangan bebas yang mau tidak mau harus dihadapi secara optimal.

Kedua, ketersediaan infrastruktur dan fasilitas pendukung lainnya menjadi sangat krusial bagi sektor-sektor terkait dalam konteks pembangunan berkelanjutan. Pemerintah dalam hal ini diharapkan dapat menyediakan prasarana dan sarana jalan, telekomunikasi, energi dan sebagainya. Bahkan diharapkan pemerintah dapat membangun sistem prasarana jalan yang mampu menghubungkan pusat-pusat produksi dengan kapasitas jalan yang dapat dilalui kontainer-kontainer. Ketiga, pembangunan berkelanjutan juga memerlukan dukungan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.  Pengembangan teknologi ini diarahkan untuk menghasilkan teknologi tepat guna terutama bagi upaya pengembangan komoditas yang bernilai jual tinggi (high value) dan mempunyai peluang untuk bersaing di pasar domestik maupun internasional.  Dan Keempat, pembangunan berkelanjutan di Indonesia memerlukan pendekatan pengembangan yang dapat mengakomodasi secara integral dan efisien setiap aktivitas produksi, pasca panen, distribusi dan pemasaran, yaitu pendekatan sistem agribisnis berbasis sumberdaya alam dan lingkungan.  

Keempat prasyarat tersebut seyogianya diramu agar upaya pembangunan berkelanjutan dapat diimplementasikan secara efektif dan efisien.  Dan atas latar belakang itu pulalah Lembaga bernama Institute for Applied Sustainable Development atau IASD ini dibentuk sebagai wadah untuk mengawal keempat prasyarat pembangunan berkelanjutan tersebut dapat diterapkan pada setiap level kebijakan dan implementasinya.  Pembentukan IASD ini diharapkan dapat memberikan sumbangsih nyata dan warna kental, baik pada tataran pendidikan, pelatihan, penelitian, pengembangan serta konsultansi dalam konteks pembangunan berkelanjutan secara menyeluruh.  Dalam konteks ini, setiap proses pembangunan diharapkan tetap mengedepankan tiga pilar atau pondasi keberlanjutan, yaitu keberlanjutan ekologi, keberlanjutan ekonomi serta keberlanjutan sosial dan kelembagaan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.