IASD
Logo berbentuk Segitiga mencerminkan bahwa lembaga ini sesuai dengan namanya mengusung dan mengedepankan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan yang direpresentasikan oleh tiga prinsip keberlanjutan, yaitu keberlanjutan ekologi, ekonomi dan sosial.
Warna Putih pada dasar logo yang juga merupakan garis-garis pembentuk empat huruf singkatan Institute for Applied Sustainable Development (IASD) menunjukkan bahwa prinsip dan asas yang dibangun dalam menjalankan aktivitas lembaga bersifat netral atau independen.
Warna Biru yang merepresentasikan huruf – i dalam logo menunjukkan bahwa lembaga ini merupakan lembaga yang bersifat ilmiah yang sumberdaya manusianya merupakan orang-orang yang berkompeten dan mempunyai intelegensia yang tinggi.
Warna Kuning yang merepresentasikan huruf – a dalam logo menunjukkan bahwa lembaga ini berusaha untuk menghasilkan suatu ilmu pengetahuan dan teknologi terapan yang telah dikaji secara matang sesuai dengan kaidah-kaidah pembangunan keberlanjutan.
Warna Hijau yang merepresentasikan huruf – s dalam logo menunjukkan bahwa sesuai dengan kepanjangan huruf – s, yaitu sustainable, lembaga ini berusaha untuk memperhatikan keberlanjutan sumberdaya di dalam merancang, membangun, mengembangkan dan mengaplikaskan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam konteks pembangunan berkelanjutan secara menyeluruh di segala bidang. Keberlanjutan sumberdaya dalam hal ini seringkali dicerminkan dengan keberlanjutan ekologi yang juga identik dengan warna hijau.
Warna Merah pada huruf – d dalam logo menunjukkan bahwa sesuai dengan kepanjangan huruf – d, yaitu development, lembaga ini selalu mempunyai semangat juang yang tinggi untuk bersama merancang, membangun, mengembangkan dan mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam konteks pembangunan berkelanjutan secara menyeluruh di segala bidang.
Secara keseluruhan, empat warna dasar yang direpresentasikan oleh huruf – i, a, s, dan d yang merupakan kepanjangan dari Institute for Applied Sustainable Development (IASD), yakni biru, kuning, hijau dan merah, mencerminkan sifat dan karakter manusia yang menjadi motor, subjek dan objek pembangunan berkelanjutan, sehingga diharapkan jika keempat warna tersebut disinergikan, maka diharapkan akan dapat memberikan harmoni dalam penerapan pembangunan berkelanjutan secara menyeluruh di segala bidang.
